WNI Overstayer Meninggal Covid, KBRI Tokyo Koordinasi Dengan Kepolisian Jepang

Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi (Foto: Istimewa)
Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Kepolisian Wilayah Sano, Prefektur Tochigi, Jepang, terkait meninggalnya seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial SAP (26) karena terinfeksi Covid-19, Kamis (25/1/2024).

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi menjelaskan, berdasarkan informasi sementara dari pihak kepolisian, SAP yang berasal dari Jawa Tengah menghembuskan napas terakhirnya di RS Sano Ishikai, Tochigi.

Di penghujung usianya, SAP tengah menjalani proses penyidikan polisi atas kasus mengendarai kendaraan tanpa izin, dan pelanggaran keimigrasian sejak November 2023, dan menjalani penahanan di Penjara Sano.

Saat ini, jenazah SAP masih berada di RS Sano Ishikai.

KBRI Tokyo telah menghubungi pihak keluarga almarhum di Indonesia, untuk memberitahukan kabar duka ini. Termasuk, membahas keputusan keluarga untuk pemakaman jenazah,” kata Dubes Heri dalam keterangannya, Kamis (25/1/2024).

“Kami mengimbau seluruh WNI yang bermukim di Jepang, untuk mematuhi hukum yang berlaku di negara ini. Terutama, yang menyangkut izin tinggal,” pungkasnya.

Dalam kasus ini, KBRI Tokyo juga telah meminta penjelasan dari Kepolisian Sano, mengenai kronologis yang diderita SAP, beserta langkah-langkah perawatan yang telah dilakukan.https://asiafyas.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*